Dunia industri kemasan fleksibel menggunakan banyak istilah teknis. Oleh karena itu, istilah ini berfungsi untuk mengidentifikasi material, spesifikasi, dan proses produksinya. Dengan demikian, memahami istilah tersebut membantu pelaku bisnis memilih kemasan yang tepat. Selanjutnya, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan operasional dan standar ekspor.
Istilah penting dalam dunia plastik meliputi:
Polyethylene (PE) & High-Density (HD): Istilah ini merujuk pada material polimer tangguh. Sebagai contoh, produsen mengandalkannya untuk memproduksi kemasan berat seperti karung beras dan kantong penyimpanan.
Polypropylene (PP): Material ini memiliki tingkat kejernihan tinggi atau struktur kuat. Oleh sebab itu, bahan ini sangat ideal untuk produk ritel dengan contoh penggunaannya meliputi kemasan laundry dan lapisan pelindung briket.
Mikron (Micron): Satuan ini mengukur ketebalan film plastik. Di samping itu, spesifikasi mikron yang presisi menentukan kekuatan struktural kemasan, sehingga ukuran ini memastikan kemasan mampu menahan beban mati dan gesekan.
Custom Printing: Layanan ini mencetak grafis beresolusi tinggi pada permukaan plastik. Melalui proses ini, kemasan polos berubah menjadi media komunikasi merek yang pada akhirnya menciptakan identitas merek bernilai jual tinggi.
Shrink Plastic: Ini adalah jenis plastik susut. Ketika material ini melewati proses pemanasan, plastik membungkus produk secara presisi untuk menjamin keamanan serta kerapian kemasan logistik.
Moisture Barrier: Fungsi ini menjadi pelindung material plastik. Sebagai hasilnya, lapisan ini aktif memblokir kelembapan udara, uap air, dan debu agar kualitas produk di dalam kemasan tetap terjaga dengan baik.